Jember


Jalan di Desa Sukamakmur Jalan di Desa Sukamakmur tepatnya di Sepanjang Dusun Curah Kendal dan Dusun Mangaran keadaannya rusak parah. Sementara di Desa lain jalan sudah diaspal dengan halus. Apalgi di sekitar dalam Kota, jalan yang hanya berlubang atau bergelombang sediki saja sudah di perbaiki sedemikian rupa. Dimana pemerataan pembangunan?? Apakah karena ada di dusun lalu dianaktirikan? Dimanapun tempat tinggalnya semua adalah warga Jember. Diharapkan pihak yang berwenang segara meratakan pembangunan. Jangan biarkan warga pelosok marah.


Jember, akan menggelar pesta untuk memilih pemimpinnya yang baru. Sudah ada empat pasang calon yang nyata bisa mengikuti agenda limatahunan ini. Semua pasang sudah bergerilya meminta dukungan sejak dulu kala. Incumbent memanfaatkan jabatannya untuk lebih mengenalkan diri pada rakyat yang telah memenangkan lima tahun lalu dengan cara memasang gambar dirinya besar-besar pada setiap event yang digelar, pada spanduk-spanduk sosialisasi ataupun spanduk-spanduk motivasi yang sebenarnya kurang begitu penting.

Calon penantangnya memanfaatkan segala macam bentuk pengerahan masa yang memungkinkan untuk memenagkan dirinya masing-masin. Semua mengaku ‘Merakyat’, jika ditlihat dari kajian morfologi/tentang bentuk kata, ‘Merakyat’ memiliki bentuk dasar ‘rakyat’ mendapat imbuhan ‘me-‘ sehingga menjadi ‘merakyat’. Nah, imbuhan ‘me-‘ disini bermakna ‘menjadi’ sehingga kata ‘merakyat’ bisa juga dimaknai ‘menjadi rakyat’ dengan kata lain, orang-orang yang mengaku merakyat sungguh tidak mengerti apa itu rakyat dan tidak tahu dan tidak menjadi rakyat karena menganggap dirinya seorang rakyat. Mana mungin mengerti kepentingan rakyat jika seorang masih tidak perah merasakan menjadi rakyat?

Tentu orang-orang yang berminat untuk mencalonkan diri dalam Pilkada Jember, begitu juga dengan Pilkada-Pilkada lain, memiliki kekayaan yang berlimpah.Tidak mungkin pernah merasakan susahnya mencari makan, tidak pernah merasakannya sulitnya mencangkul tanah milik orang lain karena hanya menjadi buruh untuk tanah orang lain. Tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya berada di tengah laut berhari-hari bermala-malam diterjang panas dan hujuan diatas perahu sewaan.

Orang-orang kaya yang mencalonkan diri sebagai bupati tentu memiliki rumah di daerah kota Jember atau bahkan ada di kota lain, tidak merasakan betapa orang-orang desa harus menempuh rute jalanan yang berlubang layaknya sirkuit crosser yang sedang menaklukkan alam liar, orang-orang desa merasakannya setiap hari. Ketika akan berangkat sekolah, ketika hendak menjadi kuli di kecamatan atau desa lain. Lihat saja jalanan sepanjang Dusun Curah Kendal dan Dusun Mangaran yang ada di Desa Sukamakmur Kecamatan Ajung dan jalan yang menghubungkan dengan Dusun Curah Suko Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji! Pasti akan terlihat batu-batu besar berlomba untuk menunjukkan dirinya dari dalam tanah, lubang-lubang jalanan yang besar yang tergenang ketika musim hujan dan akan terlihat begitu dalam ketika kemarau telah tiba.

Andai calon-calon Bupati yang bertarung dalam Pilkada Jember 2010 ini bisa memahami apa yang kami rasakan setiap hari ketika hendak menuntut ilmu, ketika hendak menggerakkan roda ekonomi di pasar Jenggawah ataupun pasar Rambipuji. Jalan yang telah disebutkan di atas memang jalan penghubung strategis antar dua kecamatan Jenggawah/Ajung dengan Rambipuji. Andai… kami hanya bisa berandai.

Ya Allah….

berilah kami Bupati yang amanah akan janji-janjinya. Jika dia yang kelak terpilih tidak menepati yang telah ia ucapkan sebelumnya, kami mohon agar segara Kau panggil saja keharibaanmu.

amien……..


2 thoughts on “Jember

  1. aku adalah rakyat curah kendal,dari dulu cr kendal memang selalu kayak gitu,selalu telat pembangunannya,salah satu sebab korupsi,dana dari desa untuk dusun curah kendal ada,tapi ya itu selalu ditilep oleh oknum2 yg gak bertanggung jawab,gimana mo maju,,huhuhu,,nasib2 dusunku curah kendal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s