Kartun Ramadan Jember-an ala IPNU


 

IPNU Ngaji DP

 

 

Ramadan adalah sarana menambah pahala, sekaligus seharusnya sarana menambah keindonesian. Islam yang Indonesia ya islam yang sejuk. Sekarang lagi ngetrend istilah Islam Nusantara. Saya sendiri tidak paham apa definisi Islam Nusantara secara spesifik, tetapi saya berani memaknainya dengan “islam yang damai, islam yang menghargai kekayaan intelektual dan budaya serta kearifan lokal nusantara selama tidak bertentangan dengan akidah islam”. Mudahnya, islam yang tidak sedikit-sedikit menbid’ahkan.
cimun gagal diet

 

 

Ini kartun tentang puasa yang identik dengan diet. Khusus bagi kawan dan rekan yang gemuk-gemuk biasanya niat puasa tidak hanya ibadah, tapi juga disambi dengan diet. Saya dulu pernah dengar dari guru ngaji di langgar Assathoriyyah. Wudu diniati agar muka jadi segar itu boleh asal tidak menggeser niat utama untuk bersuci dari hadats kecil. Jika dibandingkan dengan hal itu, mungkin bolehlah puasa selain ibadah wajib, juga diniati untuk mengurangi berat badan.🙂 tetapi, ingat saat magrib itu berbuka PUASA buka berbuka PUAS. Nanti pas (<- bahasa jemberan) buka puasa sepuas-puasnya. Ndak jadi diet kalau begitu. Selamat berbuka puas (kelau magrib).
mara sing genah

 

 

Ini sebenarnya yang banyak melakukan teve. Setelah baca syairnya Cak Emha Ainun Najib yang berjudul “Sandiwara Ramadan”. yang dipasang di DP BBM Teman.

SANDIWARA RAMADHAN
Oleh: Emha Ainun Nadjib

Semua Kawan-kawan yang Tercinta.
Ayo Siap Kita Bermain Sandiwara.
Siapkan Kerudungmu dan Jilbabmu.
Kali Ini Kita Tutup Aurat Kita.

Siapkan Sorban-sorban dan Pecinya.
Marilah Hormati Agama Kita.
Wahai Tuhan Yang Maha Suci.
Terimalah Pakaian Kami.

Apabila Bulan Ramadan Telah Datang.
Agama Jadi Laris Bukan Buatan.
Siapkan Lambang-lambang dan Kostumnya.
Kenakanlah Semua di Depan Kamera.

Yang Penting Penampilan dan Aktingnya.
Yang Penting Warna-warna dan Gayanya.
Wahai Tuhan Yang Maha Suci.
Terimalah Pakaian Kami.

(saya ambil penuh dari http://siawe.net/2015/06/sandiwara-ramadhan.html)

Ya…. begitulah.

 

Mara sing genah! itulah kata yang digunakan oleh orang-orang Jember. Mara sing genah adalah khas pandhalungan karena memadukan dua bahasa yaitu Madura (mara) dan Jawa (sing genah). Kalau diartikan secara bebas dapat diartikan Ayo yang bener!

Selebihnya selamat Ramadan, selamat beribadah Ramadan. Bukan hanya puasa lho ya…. Bukankah tidur di bulan puasa juga ibadah? Maka, niati saja ibadah biar dapat pahala.

Selamat tidur, selamat ibadah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s