Gambar Kartun dan Animasi IPNU – IPPNU


IPNU IPPNU

Gambar Kartun Animasi IPNU-IPPNU

Mengenal IPNU sejak 2008 melalui Gus Lukman (Lukmansyah, Anak Menantu Pengasuh Ponpes Assathoriyyah, Mangaran-Sukamakmur-Ajung). Sejak saat itu saya mulai bersinggungan dengan organisasi pelajar NU ini. Sempat vakum 2 tahun dari awal rekrutmen (makesta) karena tidak dapatnya dilanjutkan kehidupan organisasi ini di kampung saya. Satu persatu pengurusnya mencari penghidupan yang lebih layak. Maklum di kampung, kami rerata anak orang-orang pas-pasan.

Setelah kuliah, saya kembali bersinggungan dengan IPNU, kali ini di tingkat cabang. Melalui tulisan ini saya berterima kasih kepada rekan Andrik Irawan, (nama kerennya: Mas Andre). Mantan ketua IPNU Jember 2012-2014 ini yang mengajak saya untuk belajar di IPNU. Ketika itu, 2010 kalau tidak salah. Saya dimasukkan dalam pengurus cabang. Posisinya sebagai anggota kaderisasi, anggotanya Mas Andre yang kala itu sebagi Wakil Ketua Bidang Kaderisasi. Dalam periode itu, saya hanya berperan sebagai ‘pupuk bawang’ di kepengurusan Mas Munib, selama satu periode.

Selanjutnya, ketika Andre terpilih sebagi ketua, ketika itu saya tidak tahu prosesnya. Toh saya hanya sebagai pupuk bawang, hanya sebagai pelengkap. Saya diamanahi sebagai Wakil Ketua Bidang Partisipasi. Saya yang tidak bisa apa-apa dipaksa mengemban amanah itu. Sejak itulah saya belajar lebih banyak di IPNU. Dalam periode tersebut mengenal pula orang-orang hebat di bidang masing-masing. Ada Najib (Ahmad Ainun Najib, pendiri sekaligus ketua perdana PKPT IPNU Universitas Jember) yang selalu menjadi lawan debat dan teman diskusi dalam bidang organisasi dan politik organisasi. Kenal dengan Najib lain (Najib Abdillah, asal cabang Kencong yang hijrah ke Jember karena menempuh pendidikan di Universitas Islam Jember). Karena kenal orang ini, minat menggambar saya menemukan lawan tandig. Dia suka menggambar dan mendesain. Di satu sisi dia adalah musuh saya yang selalu mengkritik karya saya (baik gambar maupun desain yang lain), tetapi di sisi lain dia adalah guru saya dalam bidang ini. Bahkan saya menyebutnya suhu.

Akhir-akhir ini, ketika saya sudah tidak lagi menjadi ketua Bidang karena periode sudah berganti, saya juga bertemu di si kembar Yahya dan Zakaria. Ketua dan Bendahara PC IPNU Banyuwangi. Dari mereka saya juga banyak belajar untuk menggambar kartun maupun animasi. Dari mereka saya belajar. Bersama mereka saya belajar untuk berjuang, ya masih belajar, belum bisa berjuang dengan sungguh-sungguh.

Bahkan si Najib (Ainun Najib) sering mengkritik saya dengan sangat pedas plus gaya khasnya yang megeli.Kowe gak isin nganggo kelambi cabang? opo kontribusimu nang IPNU?” itulah kata yang sering disampaikan oleh Najib. yang memang, tak ada yang dapat saya berikan untuk IPNU, toh saya tidak bisa apa-apa dibanding dengan pengurus lain yang hebat-hebat. Bahkan dibanding dengan anggota IPNU di tingkat lain pun saya jauh lebih tidak bisa apa-apa. Namun, setidaknya saya masih bisa menggambar. Dan saya menggambar untuk IPNU. Selama ini gambar khas IPNU ataupun animasi tidak ada. Yang ada cuma gambar animasi yang sudah ngetop yang diberi logo IPNU.

Kartun ini saya buat untuk IPNU. Bukan untuk apa-apa. Karena saya memang tidak berbuat apa-apa untuk IPNU. Hanya bisa menulis dan menggambar. Maka menggambarlah saya, dan menulislah saya tentang IPNU. Maaf.

Oh ya tambahan, tuh gambar IPNU-nya bernama ‘Cimun’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s