Mengaku Kalah kepada Pengurus IMABINA 2013-2014


Dengan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Jember, otomatis saya menjadi anggota Imabina. Imabina adalah akronim dari Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia. Sebuah organisasi mahasiswa dalam satu program studi, di FKIP disebut HMP (Himpunana Mahasiswa Program Studi) di fakultas lain ada yang disebut HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan).

Selama menjadi anggota Imabina di awal saya kuliah, mungkin saya adalah anggota yang paling tidak dapat dibanggakan. Betapa tidak bisanya hanya mengkritis tanpa mampu memberi solusi. Mungkin banyak telinga kakak-kakak dan teman-teman pengurus waktu itu yang panas mendengar ocehan saya. Saat menjadi pengurus pun, terjadi hal yang sama. Bahkan lebih parah. Saya sama sekali tidak bisa memberika sumbangsih apa-apa. Maafkan saya Imabina juga kepada seluruh teman-teman serta bapak-ibu dosen PBSI. Terlebih kepada Imam Muarifin, ketua Imabina ketika saya menjadi pengurus.

Saya sangat bersyukur karena, di tengah keterbatasan kemampuan kami (kepengurusan periode Imam Muarifin) mampu menyelenggarakan dua kali Orientasi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) yang kami sebut Kaderisasi Imbina. Dua kali, untuk angkatan 2011 dengan panitia 2010 dan untuk angkatan 2012 dengan panitia pelaksana adalah angkata 2012. Ospek pertama saat SK Kepengurusan belum turun, dan Ospek kedua untuk 2012 saat SK mendekati batas masa aktif. Kedua kaderisasi tersebut sukses, lancar. Harus saya akui bukan karena pengurus Imabina yang banyak menyukseskan acara tersebut, melainkan panitia pelaksana yaitu angkatan 2010 dan 2011. Saya angkat topi untuk kalian semua yang terlibat di dalamnya.

Kehandalan penghuni angkatan 2010, 2011, dan 2012 terbukti ketika tampuk kepengurusan telah beralih ke tangan mereka. Di bawah komando ketua Imabina perempuan yang pertama, Yuris (2010) Imabina sukes menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang prestisius. Jika dibanding dengan kepengerusan sebelumnya, tentu hal ini jauh lebih baik. Beberapa kegiatan yang sukes dilaksanakan sejauh ini (yang saya ketahui) antara lain: sukses menyelenggarakan bedah puisi, bedah buku sekaligus seminar pendidikan, penyelenggaraan pegelaran teater yang dikombinasikan dengan mata kuliah drama. Saya angkat tangan tanda menyerah sekaligus angkat topi untuk menghormati kalian semua.

Tetaplah kompak kalian semua. Kakak-kakak angkatan tentu akan bangga kepada kalian karena telah menjaga dan melanjutkan eksistensi Imabina sebagai sebuah organisasi mahasiswa di tengah melempemnya pergerakan mahasiswa. Maafkan pula kami, yang tak bisa memberikan contoh yang baik kepada kalian. Juga kepada pengurus seangkatan, setidaknya kita pernah berproses bersama, maafkan jika ada kesalahan dan keegoisan saat bersama menjadi pengurus.

Imbina adalah kita, bahkan si Fus (Saifus Somad, 2010) yang hanya satu semester di PBSI Unej tetap mengaku warga Imabina. Setidaknya itu yang dia ungkapkan melalui komunikasi via fb dari China, tempatnya menimba ilmu setelah meninggalkan PBSI. Imabina adalah seluruh mahasiswa PBSI, yang pengurus atau bukan, yang dapat surat loyalitas ataupun tidak.

Maafkan saya yang tidak mampu meng-Imabina meski dengan cara yang sederhan sekalipun…..

4 thoughts on “Mengaku Kalah kepada Pengurus IMABINA 2013-2014

  1. sebenarnya pengurus IMABINA masa jabatan mas Imam Muarifin banyak memberikan saran-saran serta berbagi pengalaman pahit pada pengurusan IMABINA, sehingga pada kepengurursan IMABINA pada masa Yuris (2010) menjadi lebih baik, karena berkaca pada sejarah dan saran-saran untuk membangun IMABINA menjadi lebih baik. saya mewakili kepengurusan tahun 2010 (Yuris) mengucapkan banyak terima kasih atas saran dan bantuannya, baik yang terlihat maupun tidak terlihat.😀

    • hahahaha….. ente ini bisa aja…. maaf bung fajri. ane semalam masih baru pulang dari pelatihan. dan tidak punya pulsa untuk membalas pertanyaanmu tentang sejarah imabina. selamat berjuang dan belajar wahai calon ketua imabina 2015-2016. hehehehe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s