Faksi-faksi Mahasiswa PBSI Angkatan 2009 A


Faksi-faksi Mahasiswa PBSI Angkatan 2009

Faksi diartikan sebagai kelompok dalam suatu partai politik yang saling bertikai (KBBI. 2008:387) yang memiliki padanan/sinonim klik, divisi, lingkaran, seksi (Tesaurus Alfabetis BI, 2010:177). Dalam tulisan ini faksi diberi makna sebagai kelompok dalam suatu kelompok. Anggota faksi memiliki kesamaan yang lebih banyak daripada dalam kelompok besar. (Kecuali kalimat pertama di atas, semua tulisan ini merupakan pendapat subjektif penulis. Jadi, janganlah berpendapat bahwa ini tidak ilmiah, karena memang bukan karya ilmiah. hehehe).

Sifat kodrati manusia sebagai makhluk sosial selalu mencari (atau membuat) lingkungan sosial yang sesuai dengan keinginannya. Hal ini yang memunculkan faksi-faksi dalam tubuh mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Jember angkatan 2009. Perbedaan faksi dalam tubuh PBSI dan partai politik tentu sangat jauh. Dalam partai politik, masing-masing faksi berusaha saling menjatuhkan, namun faksi yang ada dalam PBSI saling melengkapi. Dalam PBSI angkatan 2009 khususnya kelas A, tidak ada sekat jelas dan mutlak antara masing-masing faksi. Anggota faksi yang satu bisa menjadi anggota faksi yang lain.

Faksi-faksi dalam PBSI 2009 kelas A adalah sebagai berikut. Faksi Akhmad Syukron dkk. Yang termasuk dalam faksi ini adalah Rizky Aryono, Giri Indra Kharisma alias Cong, dan Arif Zakaria. Fariza Fikri, Wahyu Ardiansyah, dan Erisy Syawiril bisa masuk dalam faksi ini, tapi bisa dikatakan sebagai anggota tidak tetap, khususnya Erisy yang lebih sibuk dengan sahabat imajinatifnya: Andi. (hehehehe).

Faksi selanjutnya adalah faksi menggila yang dihuni oleh Nurul Hidayah, Jatmiko, Nasiruddin Timbul, serta satu pemain naturalisasi dari kelas B, Ababal Ghussoh. Keberadaan pemain naturalisasi ini sebenarnya masih diragukan. Posisinya sebagai pemain naturalisasi juga tidak terlalu benar. Mungkin lebih tepat jika disebut sebagai pemain pinjaman dari kelas B. (iki mahasiswa apa pemain bola?). Faksi ini pula yang menguasai lahan fotokopi, bisa disebut mafia fotokopi.

Faksi ketiga adalah faksi Roni dkk. Faksi ini ditempati oleh Ahmad Syahroni, Gandhi Marhaeni, Socibul Rizal, dan Okky Novianto. Sulit untuk menceritakan hal-hal yang bersumber dari faksi ini. Yang unik dari faksi ini adalah: mereka berasal dari empat kota yang berbeda. Roni dari Jember, Gandhi dari Malang, Cibul dari Lumajang, dan Okky dari Mojokerto. Keunikan yang lain adalah, Roni adalah Bomber alias Bonek Mania Jember dan Gandhi sebagai Kera Ngalam adalah Aremania. Mereka tak jarang berdebat mengenai Bonek dan Aremania. Faks yang unik.

Tidak hanya mahasiswa yang terbentuk dalam faksi-faksi. Mahasiswi angkatan 2009 A juga membentuk faksi-faksi tersendiri. Faksi Power Renjes salah satunya. Nama faksi ini baru dideklarasikan pada awal 2013. Sebelumnya faksi ini terdiri dari faksi Tengger dan Faksi Artis (kedua nama ini dideklarasikan sendiri oleh mereka). Faksi Tengger diisi oleh Ayun Dwi, Dwi Kartika, dan Ayu Roesmawati, sedangkan Faksi Artis terdiri dari Raras Inggita dan Emalia Nova. Dalam perkembangannya yang termasuk dalam faksi Power Renjes hanya empat renjes, ayu tidak masuk dalam formasi power renjes ini. Mungkin ayu berperan sebagai monsternya. (zaman cilik rek, ndelokan power renjes).

Faksi para mahasiswi selanjutnya adalah faksi yang dihuni oleh Qibtiyab Marits, Febona Tri Utami, Dia Oktavia, Reinelda Qhair, Amelia Indri, Karina Dwi. Sulit memberi nama faksi ini. Enake diberi nama apa ya? Sebut saja faksi karaoke dan studio foto. Mereka sering membicarakan hal itu (sejauh dan sedekat pengetahuan saya).

Faksi yang seterusnya adalah faksi yang diisi oleh Indri Wahyu, Nur Malita, Arista Nuril, Eri ‘Kikan’ dan Faisah. Mereka memang tidak pernah mendeklarasikan sebuah nama. Tapi berdasarkan kegiatan yang mereka lakukan layaklah jika faksi ini disebut faksi ketering. Faksi ini yang memegang lahan ketering di kalangan mahasiswa PBSI angkatan 2009. Penyedia jasa ketering yang fleksibel. Meskipun akhir-akhir ketering mereka tidak lagi eksis mungkin karena banyak yang ngutang. Pelanggan utamanya adalah Erisy dan Soe dkk. (mangkane ojo ngutang rek, ben gak bangkrut Indri dkk).

Faksi Osing yang unik. Faksi ini dihuni oleh Melly Ayu, Bakt(e)ri Arum, dan Romi Wijaya. Ketiganya merupakan putra-putri Blambangan. Faksi ini yang secara tidak langsung ikut menyebarluaskan dialek (bukan bahasa) Osing di kalangan mahasiswa Unej karena sering menggunakan dialek tersebut meski berbicara dengan mahasiswa yang berasal dari kultur Jawa dan Madura. Meskipun bukan orang Osing, tapi Rina Yuastri. Bisa digolongkan dalam faksinya Romi Wijaya ini karena kedekatannya sebagai sesama akivis Tiang.

Faksi yang sangat menyulitkan saya memberi nama adalah faksi yang dihuni oleh Prilli dkk. Yang bisa (sekali lagi bisa, tidak pasti) digolongkan dalam faksi ini antara lain: Wenny Esti, Ferti Hana, Prilliana Budi, Arasyiah Okvita, Reni Sugiarti, Winda dan (aku iling areka kok mendadak lali jenenge yo…. sopo wes…. kurang sitok pokoke. Sepurane yo. hehehe). Tak bisa aku banyak cerita tentang faksi ini, mungkin karena kurang intensifnya interaksi.

Faksi yang tidak begitu kuat keberadaan dan ikatan antara mereka ada dua. Yaitu faksi Jawa: sebut saja begitu. Yang diisi Diah Notasiah (“Rohmawatinya, Jo!” pasti Nota protes gitu), Sholihatun Nazilah, dan bisa digolongkan dalam faksi ini adalah Duwi susanti. Males aku ape cerita faksi ini. Sepurane. hahaha. Faksi yang kedua adalah faksinya (antara berani dan tidak menyebutkannya, takut diprotes!) Mbak Eka Kirti. Faksi ini dihuni oleh Eka Kirti Anindita dan Gaby Rostanawa. Ya begitulah faksi ini. hehehe.

Masih ada beberapa nama mahasiswa PBSI 2009 A yang belum tersebut di antara faksi-faksi di atas. Sheila Rosalina, Ade Yuanita, dan Dessy Rinenty. Ketiga mahasiswa ini bisa disebut faksi tersendiri. Juga ada satu mahasiswa lagi: Bima Wirawan. Sejak awal kuliah sahabat yang satu ini memang tidak termasuk dalam faksi-faksi tertentu. Jadi, orang paling netral adalah Bima.

Oh, lupa. Ada satu nama lagi yang belum disebut: Zamhariratun Badiah. Mahasiswa yang sempat mengubah akun fesbuknya menjadi ‘Adiek Zee’ ini berasal dari Probolinggo. Empiyan neka senyaman egolongaghi ka faksi kakmah, neng? Plengen buleh…. hehehehe. Diggel pon, empiyan mahasiswi se netral. Kedekatan pemilik akun twitter @Z_badiah ini dengan faksi Osing dan mbak Eka bisa digolongkan ke dalam kedua faksi tersebut.

Ada faksi yang beranggotakan anggota faksi lain, yaitu Faksi Muslimah Rock n Roll Rohimakumulloh. Nama ini sesuai dengan yang diutarakan (mungkin termasuk juga diselatankan) oleh salah satu anggotanya: Baktri Arum. Faksi MRnRR ini digawangi oleh Mbak Eka Kirti, Baktri Arum, dan Zamhariratun Badiah. Arum mungkin bolehlah disebut Muslimah Rock n Roll. Tapi Eka dan Badik? Rock n Roll?

Titik Tekan!

Sekali lagi, penyebutan dan penggolongan mahasiswa ke dalam faksi-faksi di atas tidak bermaksud untuk mengkotak-kotakkan mahasiswa berdasarkan golongan tertentu dan sifat tertentu. Tapi ini merupakan upaya untuk menunjukkan bahwa meski berbeda kita tetap satu keluarga. Keluarga mahasiswa 2009 kelas A dan keluarga besar PBSI seluruhnya.

Pelangi itu indah (ralat: anggun) dan bagus karena terdiri dari beberapa komposisi warna yang berbeda, tapi dapat menyatu dalam satu lengkungan yang sama. Kita pun begitu! Buktinya: kerjasama (baik dalam perkuliahan maupun di luar perkuliahan) kerjasama tidak hanya berlangsung dalam faksi, tapi juga mahasiswa antar-faksi. Tentu bukan berarti sama sekali tidak ada perselisihan. Anggap saja perselisihan itu bumbu penyedap dalam keluarga yang terbentuk sejak 2009. Perselisihan yang pernah terjadi anggap saja seperti awan, yang memberikan rona dan spektrum tersendiri yang menyertai keindahan pelangi.

Maaf jika ada nama yang masih belum tersebut. Mohon dikoreksi. Salam hormat dan hangat untuk seluruh mahasiswa PBSI Unej.

 

5 thoughts on “Faksi-faksi Mahasiswa PBSI Angkatan 2009 A

  1. Ping-balik: Ahmad Syukron: Teman yang Selalu Menghadirkan Tawa | Berbubastra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s